SELAMATKAN ANAK-ANAK INDONESIA DARI BAHAYA ROKOK !

43 Juta Anak Indonesia Hidup Dengan Perokok Aktif


Sebanyak 43 juta anak Indonesia saat ini hidup dengan perokok aktif. “Mereka hidup satu rumah, sehingga terpaksa jadi perokok pasif,” kata Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih di kantornya, Kamis (27/5).

Padahal, menurut Endang, anak-anak perokok pasif sangat berisiko mengalami gangguan kesehatan mulai dari gangguan pertumbuhan, bronkitis, asma,dan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Jenis-jenis penyakit tersebut menyebabkan kesehatan anak akan menurun ketika dewasa.

Sebab, kata Endang, Asap rokok yang berasal dari ujung rokok yang terbakar, Ia menjelaskan, tiga kali lebih berbahaya dari asap rokok utama yang dihisap perokok.

Endang mengungkapkan saat ini Indonesia menjadi konsumen rokok ketiga terbesar di dunia setelah Cina dan India. "Separuh lebih (57 persen) rumah tangga di Indonesia mempunyai sedikitnya satu perokok," kata Endang. Parahnya 91,8 persen perokok menyemburkan nikotinnya di rumah.

Sebab itu, Endang menghimbau para perokok menghentikan kebiasaannya pada Hari Anti Tembakau Se-dunia pada 31 Mei mendatang. "Saya menghimbau agar tidak merokok di tempat umum, sarana kesehatan, tempat kerja, tempat ibadah dan juga rumah," ujar dia.


source: tempointeraktif.com

2 komentar:

Anonim mengatakan...

mari sukseskan program tidak merokok ditempat umum pada hari Anti Tembakau sedunia tersebut.

SELAMATKAN ANAK-ANAK INDONESIA DARI BAHAYA ROKOK ! mengatakan...

Terimakasih atas tanggapan Anda :)
Mari ajak kawan sekitar untuk turut mensukseskan hari anti tembakau besok :)

Posting Komentar